Itis a privilege to welcome you to the 9th Indonesia HR Summit 2017 held here in the Special Region of Jogjakarta, an artistic and intellectual heritage city where Java's arts is at their brightest and its traditions is at their most visible. Indonesia HR Summit is an annual conference amongst Indonesia HR Top leaders and professionals that Berpartisipasidi event 9th Indonesia HR Summit 2017 di Yogyakarta - Indonesia merupakan pengalaman terbaik yang kami dapatkan. Selain banyak belajar hal baru, kami juga bertemu dengan banyak perusahaan dibidang yang sama baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Event tahun ini mengangkat tema Digitalisasi HR. ArtikelTerkait:Indonesia Human Capital Summit, PameranEkonomi Dunia Surut, Usaha Waralaba akan Tetap AdaFHCI Kembali Hadirkan Indonesia HumanCTI IT Infrastructure Summit 2017 akanGas Indonesia Summit 2017 MemfokuskanKnowledge Management Summit Datangkan Fast Money. When? 3 to 4 May 2017 Where? Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre Register Click here to register. For HR in Asia’s Readers, additional 15% discount, key in PromoCode HRINASIA2017 Overview HR Summit 2017 is Asia’s largest workforce management show bringing together the world’s most influential business thinkers, international solutions providers and top HR decision makers in one inspired venue for two power packed days featuring the latest case studies, innovations, and impactful presentations across 6 different conference streams and over 100 concurrent sessions. In celebration of our 15th year anniversary, HR Summit returns bigger and better with a fresh new look and solid line up of local and international speakers, offering attendees the best ROI of any workforce management event. We also have a suite of NEW experiences we will be offering to delegates, from additional workshops and site tours to some of Singapore’s most dynamic and vibrant organisations. HR Summit Asia 2017 brings you some of the best-in-class global HR and management thought-leaders to inspire you into action. Benefit from a leading-edge, market-driven programme put together with the help of a credible Advisory Board and featuring highly-original content, expanded for 2017 to ensure a broad appeal to mid and senior-level industry audiences. Uncover the latest market developments, trends and insights to future-proof your organisation and stay ahead of the competition. Take a look at some of the stellar line up of presenters you can expect to hear from below. View Speakers Register NowVisited 1 times, 1 visits today Indonesia HR Summit & Exhibition. ©2016 IHRS - Perkembangan teknologi bukanlah hal yang baru dan sudah terjadi sejalan dengan evolusi kehidupan manusia. Teknologi juga menjadi titik awal pergerakan modernisasi dunia. Modernisasi sendiri merujuk pada bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju atau kurang berkembang ke arah yang lebih baik dengan harapan masyarakat akan menjadi lebih baik. Sejak abad ke 20, perkembangan teknologi bergerak amat cepat, menyebabkan ketergantungan manusia terhadap teknologi menjadi semakin tidak terelakkan. Hal ini tentu saja mengubah pola seseorang bekerja, menghabiskan waktu luang, berkomunikasi, belajar, dan lain-lain. Tidak salah apabila dikatakan perubahan merupakan satu-satunya hal yang konsisten dengan adanya perubahan teknologi yang begitu cepat. Kemajuan teknologi sangat mempengaruhi bagaimana kegiatan bisnis dilakukan saat ini. Aktivitas jual beli kini bergeser dari kegiatan fisik ke dunia maya. Apabila dulu orang harus memiliki modal untuk membeli kios atau menyewa lahan sebelum dapat berjualan, sekarang semuanya menjadi lebih mudah dengan adanya aplikasi mobile phone dan jasa pengiriman yang juga dapat diakses dengan cepat dan murah. Diberitakan di Amerika Serikat, pusat perbelanjaan yang dulu ramai dikunjungi penggila belanja, sekarang menjadi lebih sepi karena orang lebih memilih jual beli online, dan memanfaatkan waktu luangnya untuk pergi ke alam terbuka atau ke tempat lainnya yang mungkin lebih menarik untuk dibagikan di media sosial. Artificial Intellegence sudah sedemikian majunya, sehingga sang mesin sudah dapat menggantikan kegiatan administrasi dan analisis, bahkan diperkirakan dapat menggantikan pekerjaan seorang dokter bedah. Apabila dulu sempat terdengar konsep paperless maka saat ini hampir semua pekerjaan telah didigitalkan. Lembaran surat dan memo telah tergantikan oleh email, dan tidak ada lagi tumpukan buku karena telah tergantikan oleh ebook, atau instruksi kerja yang telah terpasang pada telepon genggam. Komunikasi menjadi lebih mudah, bahkan beberapa perusahaan telah menerapkan flex working arrangement yang memungkinkan orang untuk bekerja di mana saja namun tetap terhubung dan dapat berinteraksi dengan rekan kerja lainnya sehingga menjadi borderless. Perkembangan teknologi yang sedemikian hebatnya, menjadikan perusahaan tidak memiliki pilihan kecuali mengikuti perubahan. Sudah banyak kasus di mana perusahaan tidak mampu bertahan karena tidak mampu mengikuti perkembangan teknologi. Hal ini tentu saja mempengaruhi fungsi Human Resources HR mengelola Sumber Daya Manusia SDMnya. Tidak hanya berhenti pada adaptasi terhadap adaptasi dengan teknologi – teknologi baru, tapi lebih jauh lagi bagaimana HR dapat mentransformasi pola pikir dan pola kerja sehingga dapat mendorong perkembangan bisnis yang lebih baik. Fungsi HR memiliki peran strategis dalam mengelola bentuk organisasi yang adaptif, mendorong pengembangan kompetensi yang kompetitif dan adaptif dengan kemajuan teknologi, hingga bagaimana perusahaan dapat menarik, mempertahankan serta memotivasi karyawan yang akan lebih banyak didominasi oleh generasi milenial. Fungsi HR pun diharapkan dapat menerapkan kebijakan yang dapat meminimalisir efek negatif dari perkembangan teknologi. Indonesia HR Summit & Exhibition ©2016 IHRSSaat ini beberapa pendekatan dan teknologi telah dikembangkan untuk meningkatkan nilai HR bagi perusahaan. Beberapa perusahaan telah mengimplementasikan pendekatan dan teknologi ini dan terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Di bidang rekrutmen, beberapa perusahaan telah mengimplementasikan virtual recruitment, recruitment games, online assessment, dan lain-lain. Dalam lingkup pembelajaran, saat ini telah tersedia learning games, e-learning system, virtual reality, augmented reality, dan lain-lain. Teknologi juga telah memudahkan perusahaan untuk menjangkau para tenaga kerja yang sebelumnya tidak terjamah seperti ibu rumah tangga ataupun mereka yang telah memasuki masa pensiun. Flex benefit dan flex arrangement dinilai efektif untuk menarik dan mempertahankan pekerja. Predictive analytic membantu perusahaan memperkirakan kebutuhan tenaga kerja ataupun memprediksi kinerja para karyawannya. Beberapa perusahaan pun telah terbukti mampu mengembangkan para pekerja HR adaptif bahkan unggul dalam perkembangan Teknologi. The 9th Indonesia HR Summit kali ini dimaksudkan untuk membantu para praktisi HR menyadari kondisi yang sebenarnya dihadapi dan apa yang dapat dilakukan sehingga HR dapat memainkan peran pentingnya dalam mendukung keberhasilan bisnis. Para pembicara yang terdiri dari profesional, praktisi dan konsultan yang terdepan di bidangnya akan dapat membantu peserta untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menyongsong era teknologi terbaru. [tsr]Baca jugaPsikolog sarankan 8 cara ini untuk latih diri buang pikiran negatifMenurut para ahli, ini cara ampuh ubah pikiran negatif jadi positifDaripada sebar kebencian, gunakan medsos untuk 6 hal positif ini!Ini alasan kenapa smartphone bikin pekerjaan tak kelar-kelar Due to extenuating circumstances, we have taken the difficult decision to cancel the Indonesia Summit 2023. We sincerely apologise for any inconvenience caused. We thank you for your interest in the event and the topics covered in this year’s event agenda remain of great interest to us. We are committed to continuing the conversation on opportunities in Indonesia via articles on The Economist website. Join us for the 5th Indonesia Summit Indonesia’s post-covid economic recovery is gaining momentum, and the blossoming innovation economy has the potential to promote long-term, stable prosperity. The country boasts a large population of young, technologically literate and upwardly mobile citizens, which has resulted in a thriving e-commerce sector. Growth in the fintech industry is increasing financial inclusion, enabling entrepreneurs to benefit. Meanwhile, the country’s vast resources of copper and nickel have attracted the attention of electric vehicle makers and their supply chains. How can Indonesia sustain these positive trends? How can the country climb the value chain globally, leverage the mobility of global talent and also develop indigenous human capital? Is the most recent omnibus legislation enough to maintain investment momentum? How should Indonesia better leverage regional partnerships to speed its emergence from the current broad-based economic challenges and pave the way to future prosperity? What policies will meaningfully accelerate digital transformation and enable SMEs? Building on a successful legacy of Indonesia Summits, the 2023 edition will bring together 150 business leaders, policymakers, academics and NGOs in-person in Jakarta-plus 1,500 online-for rigorous discussion and debate on the most important issues. Featured speakers View Profile Arifin Tasrif Minister for energy & mineral resources, Republic of Indonesia View Profile Airlangga Hartarto Coordinating minister for economic affairs, Republic of Indonesia View Profile Budi Gunadi Sadikin Minister of health, Ministry of Health of Indonesia View Profile Suharso Monoarfa Minister of national development planning, Republic of Indonesia View Profile Michiko Miyamoto Director, country office for Indonesia and Timor Leste, International Labour Organisation View Profile Jiro Tominaga Country director for Indonesia, Asian Development Bank View Profile Habib Rab Lead Economist, Indonesia and Timor-Leste, World Bank View Profile Shobana Kamineni Executive vice chairperson, Apollo Hospitals Enterprise 2021 Event highlights Who will you meet? Business leaders and executives C-suite, directors, managers from large Indonesian companies / conglomerates and MNCs oil and gas / electricity / forestry and paper / automobiles and parts / chemicals / food producers High-level government representatives including ministers, policymakers, regulators, advisors, senior advisors, senior directors Institutional investors and financial institutions Multilateral agencies NGOs and civil society/environmental organisations Think tanks and academia researchers and professors

indonesia hr summit 2017